Sabtu, 23 Mei 2015

Bahan Baku Pakan sebagai Mata Uang Baru Budidaya Perikanan


 Pentingnya aspek perikanan dan kelautan yang dimiliki oleh Indonesia merupakan salah satu manifestasi bagi pemasukan ekonomi negara. Dimana peluang dalam mengembangkan dan memajukan produksi perikanan dapat memberikan kontribusi langsung bagi peningkatan kemajuan budidaya perikanan. Disisi lain, keberhasilan produksi budidaya perikanan tidak hanya ditentukan oleh para pengusaha maupun nelayan, melainkan lembaga terkait yakni Pemerintah yang dinaungi oleh Kementerian Perikanan dan Kelautan (KKP). Visi dan misi kementerian ini pada dasarnya berupaya untuk memajukan potensi perikanan dan kelautan Indonesia dalam level domestik.

Terpilihnya Susi Pudjiastuti sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan era Jokowi telah membawa angin segar bagi produksi budidaya perikanan. Data dari KPP menunjukkan bahwa produksi budidaya perikanan tahun 2014 baik dari rumput laut dan ikan/udang adalah sebesar 14,52 ton. Adapun target produksi tahun 2015 yang telah ditetapkan sebesar 17,9 juta ton, terdiri dari ikan 7,6 juta ton dan rumput laut basah 10,3 juta ton. Kebutuhan pakan ikan/udang untuk memenuhi target produksi tahun 2015 adalah sebesar 8,728 juta ton.1 Dimana 60 % merupakan kebutuhan pakan ikan air tawar seperti ikan mas, nila, gurame, patin, dan lele.2 Rencana Pemerintah untuk meningkatkan produksi perikanan juga sebagai bentuk dorongan terhadap kemajuan perikanan dan kelautan Indonesia. Hal ini disebabkan peningkatan produksi budidaya perikanan yang tidak lepas dari kebutuhan pakan ikan untuk meningkatkan kualitas jenis ikan/udang.

Untuk menyukseskan tujuan ini, Pemerintah telah mencanangkan berbagai sosialisasi Gerakan Pakan Ikan Mandiri (GERPARI) sebagai upaya untuk mendorong peningkatan produksi budidaya perikanan dengan memenuhi kebutuhan komponen produksi. KKP telah membuat tujuh program unggulan 2015-2019 untuk mencapai perikanan budidaya tangguh dan mandiri, antara lain pengembangan pakan ikan mandiri untuk menekan biaya hingga kurang dari 60 persen.3 Pakan ikan/udang menjadi komponen produksi utama yang menentukan keberhasilan produksi budidaya perikanan.4 Sebagai faktor penting pengembangan perikanan, pakan merupakan salah satu hal yang menentukan keberhasilan dalam produksi. Kebutuhan pakan berpengaruh pada pemenuhan target produksi perikanan nasional dan peningkatan kesejahteraan pembudidaya ikan. Sehingga kebutuhan terhadap pakan ikan menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan oleh pengusaha untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi perikanan yang berkelanjutan. 
 
Pada dasarnya tingginya harga pakan di pasaran melatar belakangi Pemerintah membuat program GERPARI. Untuk memenuhi kebutuhan pakan nasional yang masih mengandalkan bahan baku impor, maka Pemerintah berupaya mendorong penurunan harga pakan untuk memenuhi kebutuhan pakan lokal. Langkah ini cukup penting dan strategis sehingga dapat menekan dan mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan baku pakan ikan sekaligus menguatkan penggunaan bahan baku lokal. Jika harga pakan tergolong masih tinggi dan cenderung menimbulkan kerugian di kalangan industri perikanan, maka akan melemahkan usaha pembudidaya untuk mengembangkan usaha. Penurunan harga pakan akan mendorong peningkatan investasi dan mendorong peningkatan produksi sekaligus akan meningkatkan produksi pakan ikan itu sendiri.5

Salah satu perusahaan akuakultur terintegrasi adalah Perusahaan Central Proteinaprima Tbk yang dikenal sebagai pemimpin pasar di Indonesia dalam produksi benur, pakan udang dan pakan ikan. Sampai kuartal pertama tahun 2013, produksi pakan ikan CP Prima mencapai 100.000 ton, sedangkan produksi pakan udang sebesar 30.000 ton.6 Keberhasilan dalam industri perikanan di Indonesia membuat CP Prima terus menaikkan produksi pakan ikannya. Bahkan upaya Pemerintah dengan membentuk GERPARI membuat CP Prima ikut serta berkontribusi terhadap program Pemerintah. PT CP Prima, produsen pakan ikan, memproduksi pakan ikan baru guna mewujudkan upaya Menteri Kelautan dan Perikanan untuk menekan biaya produksi perikanan budidaya.7


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhMg1Hwp8BgFw_2lJh-Zs2y1iK1DfQoi2Qd8P6dhCE6eTS26NB15Ma0gfQcOQQSlDezlF8d2bXhn19O7zry2TC-kgH9mZSWv2T653eiE8F0aPnmsXr16jhlCMtp-GkuszkZK29yR1p-pzY/s200/IMG00050-20120123-0928.jpg
 

Klasifikasi pakan ikan tergolong bermacam-macam, yakni level menengah dan atas. Sedangkan untuk menurunkan harga pakan ikan, sehingga CP Prima mengembangkan jenis pakan ikan murah yang menyasar pembudidaya kelas menengah ke bawah untuk memenuhi kebutuhan produksi ikan. Pakan ikan ini memiliki kadar protein sebesar 27%-28% atau lebih rendah dibanding pakan ikan premium yang biasa dibuat pabrik dengan kadar protein 32%-34%.8 Dengan demikian, harga pakan ikan bisa lebih murah sehingga dapat menekan biaya produksi dan meningkatkan kesejahteraan para pembudidaya ikan. Adanya pakan ikan murah membuktikan bahwa para pelaku usaha telah berupaya secara kreatif dan inovatif untuk memproduksi pakan dengan kualitas yang tidak kalah dengan pakan impor dan level harga yang lebih terjangkau. Oleh karena itu dengan adanya GERPARI, maka tingginya target produksi budidaya perikanan tahun 2015 diiringi dengan kebutuhan dan ketersediaan bahan baku pakan ikan yang berkelanjutan.

1 Antara News, 20 Februari 2015, Kemandirian Pakan Dorong Peningkatan Produksi Perikanan Budidaya, diakses dalam http://www.antaranews.com/berita/481124/kemandirian-pakan-dorong-peningkatan-produksi-perikanan-budidaya

2 Giras Pasopati, CNN Indonesia, Pakan Ikan Didominasi Impor, Menteri Susi Luncurkan GERPARI tanggal 21 Pebruari 2015, diakses dalam http://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20150220143946-92-33625/pakan-ikan-didominasi-impor-menteri-susi-luncurkan-gerpari/

3 Satya Festiani, Republika Online, Susi Dorong Penurunan Harga Pakan Ikan, 20 Pebruari 2015, diakses dalam http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/15/02/20/nk26iu-susi-dorong-penurunan-harga-pakan-ikan

4 Ibid.

5 Ibid.

6 Handoyo, Kontan, CP Prima Genjot Produksi Ikan, diakses dalam http://industri.kontan.co.id/news/cp-prima-genjot-produksi-pakan-ikan

7 Industri Bisnis, 17 Maret 2015, CP Prima Produksi Pakan Ikan Murah, diakses dalam http://industri.bisnis.com/read/20150317/99/412477/cp-prima-produksi-pakan-ikan-murah

8 Ibid.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar