Sebagai
bangsa dan negara yang besar, Indonesia akan terus meningkatkan
eksistensi dan selalu
berupaya mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi. Upaya perbaikan ini dilakukan melalui berbagai sudut
yaitu perbaikan
sistem politik, ekonomi, sosial budaya, dan pendidikan. Salah satunya yakni
menangani persoalan mental dan pemikiran generasi bangsa saat ini.
Dalam
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) menjelaskan bahwa definisi dari kata mental
adalah bersangkutan dengan batin dan watak manusia, yang bukan bersifat badan
atau tenaga. Sedangkan arti kata mentalitas sendiri yakni keadaan dan aktifitas
jiwa (batin), cara berfikir dan berperasaan. Sehingga dalam hal ini pengertian
mental merupakan sesuatu yang abstrak yaitu berhubungan dengan aktifitas batin,
cara berfikir serta berperasaan.
![]() |
| Add caption |
Kaum
muda sebagai penopang masa depan Indonesia selayaknya mendapatkan tempat khusus
bagi pemerhati pendidikan serta para orang tua. Perlu diingat bahwa peran
pemuda pada masa penjajahan hingga memperoleh kemerdekaan berada pada posisi
berpengaruh terutama dalam menghasut Soekarno untuk mengasingkan diri ke
Rengasdengklok. Kala itu beberapa pemuda dengan semangat membara telah berupaya
untuk mendorong terciptanya kemerdekaan Indonesia yang pada akhirnya tercetus
pada 17 Agustus 1945.
Dari
pengalaman ini sudah menjadi catatan penting bagi Indonesia akan pentingnya
peran pemuda bagi kemajuan bangsa ini. Pemuda sebagai agent of change
diharapkan mampu membawa perubahan bagi wajah Indonesia baru dengan tetap
mengedepankan karakter berjiwa pemimpin. Pembangunan karakter sendiri
semestinya dimulai sejak penumbuhan karakter oleh orangtua melalui proses
pendidikan dirumah sejak dini. Yakni melalui bagaimana sebuah keluarga dalam mengedepankan pembangunan karakter bagi seorang anak. Faktor mentalitas menjadi
sebuah batu loncatan bagi perkembangan psikologis anak yang lama kelamaan akan
membentuk sebuah keyakinan diri yang berbasis mentalitas sejak dini.
Dalam
pembentukan mental dan kepribadian ini dibutuhkan bagi seorang pribadi sebagai
upaya perkembangan diri melalui cara berfikir dengan prinsip Think Out of Box. Kalimat
ini ditujukan bagi penciptaan suatu pemikiran kreatif yang bermula dari cara berfikir yang berbeda, diluar dari kebiasaan orang kebanyakan. TOB sejatinya pengembangan dari
pemikiran kritis yang mampu berfikir luas dan membawa pengaruh bagi manusia
terlebih dapat mengasah beberapa penelitian atau riset baru dalam kajian ini. Seharusnya
generasi kini dibekali dengan kegigihan mental dengan prinsip Think Out of Box
agar tercipta mental anak bangsa yang berkompeten dalam mengatasi permasalahan
yang melanda negeri ini di masa depan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar