Jumat, 28 Maret 2014

Think Out of The Box sebagai Upaya Pembentukan Mental dan Kepribadian Generasi Penerus Bangsa

Sebagai bangsa dan negara yang besar, Indonesia akan terus meningkatkan eksistensi dan selalu berupaya mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi. Upaya perbaikan ini dilakukan melalui berbagai sudut yaitu perbaikan sistem politik, ekonomi, sosial budaya, dan pendidikan. Salah satunya yakni menangani persoalan mental dan pemikiran generasi bangsa saat ini.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) menjelaskan bahwa definisi dari kata mental adalah bersangkutan dengan batin dan watak manusia, yang bukan bersifat badan atau tenaga. Sedangkan arti kata mentalitas sendiri yakni keadaan dan aktifitas jiwa (batin), cara berfikir dan berperasaan. Sehingga dalam hal ini pengertian mental merupakan sesuatu yang abstrak yaitu berhubungan dengan aktifitas batin, cara berfikir serta berperasaan.
Add caption
Sebagian besar generasi muda dewasa ini telah tergerus oleh mental–mental khas kemodernan serta tak luput dari fenomena globalisasi yang telah merajalela. Padahal seperti yang diketahui, mental adalah poin penting bagi seorang anak manusia dalam mengarungi kehidupan baik pahit atau manisnya hidup. Tanpa adanya pemikiran mental sekeras baja maka memungkinkan terjadinya lemah mental dan cenderung pasrah dalam menghadapi persoalan kehidupan yang cenderung semakin tahun permasalahan masyarakat khususnya masyarakat kecil kian kompleks.
Kaum muda sebagai penopang masa depan Indonesia selayaknya mendapatkan tempat khusus bagi pemerhati pendidikan serta para orang tua. Perlu diingat bahwa peran pemuda pada masa penjajahan hingga memperoleh kemerdekaan berada pada posisi berpengaruh terutama dalam menghasut Soekarno untuk mengasingkan diri ke Rengasdengklok. Kala itu beberapa pemuda dengan semangat membara telah berupaya untuk mendorong terciptanya kemerdekaan Indonesia yang pada akhirnya tercetus pada 17 Agustus 1945.
Dari pengalaman ini sudah menjadi catatan penting bagi Indonesia akan pentingnya peran pemuda bagi kemajuan bangsa ini. Pemuda sebagai agent of change diharapkan mampu membawa perubahan bagi wajah Indonesia baru dengan tetap mengedepankan karakter berjiwa pemimpin. Pembangunan karakter sendiri semestinya dimulai sejak penumbuhan karakter oleh orangtua melalui proses pendidikan dirumah sejak dini. Yakni melalui bagaimana sebuah keluarga dalam mengedepankan pembangunan karakter bagi seorang anak. Faktor mentalitas menjadi sebuah batu loncatan bagi perkembangan psikologis anak yang lama kelamaan akan membentuk sebuah keyakinan diri yang berbasis mentalitas sejak dini.
Dalam pembentukan mental dan kepribadian ini dibutuhkan bagi seorang pribadi sebagai upaya perkembangan diri melalui cara berfikir dengan prinsip Think Out of Box. Kalimat ini ditujukan bagi penciptaan suatu pemikiran kreatif yang bermula dari cara berfikir yang berbeda, diluar dari kebiasaan orang kebanyakan. TOB sejatinya pengembangan dari pemikiran kritis yang mampu berfikir luas dan membawa pengaruh bagi manusia terlebih dapat mengasah beberapa penelitian atau riset baru dalam kajian ini. Seharusnya generasi kini dibekali dengan kegigihan mental dengan prinsip Think Out of Box agar tercipta mental anak bangsa yang berkompeten dalam mengatasi permasalahan yang melanda negeri ini di masa depan. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar