Sebagai
pengkaji Ilmu Hubungan Internasional di salah satu universitas swasta di
Indonesia memberikan dampak dan pengaruh besar dalam kehidupanku. Aku yang
memang terobsesi dengan jurusan ini dimulai saat pengenalanku mendengar nama
Hubungan Internasional yang awalnya terasa asing ditelingaku. Pemilihan jurusan ini juga mendasari pada impianku
yakni travelling around the world. Mimpi travelling around the world juga
memotivasiku untuk melanjutkan kuliah di luar negeri dengan jalur beasiswa. Sehingga
secara tidak sengaja jurusanku ini juga bisa menjadi pintu gerbang untuk
mewujudkan impianku. Sedangkan cara untuk membukanya tergantung bagaimana
caraku untuk mengejarnya.
Awalnya
aku berambisius masuk ke universitas negeri dengan jalur SNMPTN. Namun mungkin
belum jalannya, aku gagal dan terus menggenjot tenagaku untuk mencoba lewat
jalur mandiri di salah satu universitas negeri di Jawa timur. Dihari yang
paling mendebarkan dalam sejarah hidupku akhirnya berbuah manis, aku diterima
di universitas tersebut dengan menyandang predikat sebagai mahasiswa Hubungan
Internasional.
Namun
malang tak dapat ditolak, kebahagiaan tersebut tak berlangsung lama.
Dikarenakan suatu masalah yang tak bisa aku sebutkan disini, aku terpaksa
meninggalkan kampus ini dengan berat hati/ Hari-hari kulalui dengan perasaan
down dan hampir putus asa, namun dilain sisi aku beruntung mempunyai orang tua
yang selalu menguatkanku.
Untuk
terakhir kalinya aku disarankan untuk mengambil kuliah jurusan HI di salah satu
universitas swasta di Jawa Timur. Tak disangka aku diterima dan ini merupakan
tahun kedua-ku menuntut ilmu disini. Dengan tekad kuat aku akan membuktikan
bahwa aku bisa menjadi seorang Diplomat di universitas ini meskipun bukan
merupakan kampus impianku. Serta membuktikan bahwa universitas negeri tersebut
telah salah untuk tidak menerimaku sebagai mahasiswanya. Sebuah anggapan yang
salah tepatnya.
Disini
aku latih diriku untuk menjadi manusia yang lebih baik dan selalu berfikir
positif. Karena aku tanamkan dalam diri bahwa universitas negeri tidak menjamin
potensi kesuksesan seseorang. Yang menjadi acuan adalah kesadaran diri dan
berkemauan keras untuk menambah potensi positif dalam diri serta selalu
berpikiran positif kepadaNya. Keinginan yang mendasari perubahan diri kearah
yang lebih baik menjadi acuan dalam hidupku untuk bersaing menghadapi tantangan
yang kini tidak saja domestik melainkan tantangan global dengan adanya ASEAN
Comunity.
Harapan
dan Impian telah digantungkan dan kini memulai untuk melakukan sebuah langkah
nyata. Melalui menulis kuharap dapat menjadi awal bagiku untuk menggenggam
dunia. Dimulai dari hal terkecil siapa tau akan memberikan manfaat yang besar.
Kini saatnya untuk berdoa dan berusaha serta tak henti untuk berharap. Karena
mimpi tidak hanya dipikirkan saja, melainkan dipikirkan lalu dibuat menjadi
sebuah kenyataan.
Sukses
adalah hak setiap orang. Dan semua orang berhak untuk bermimpi dan berharap
untuk sukses. Namun dilihat dari seberapa kerasnya manusia berusaha itulah
hasil dari benih yang ia tanam. Salam Sukses.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar